IP? What a shocky day! Sebenernya sih gue gamau posting ini, tapi berhubung barusan temen gue bm gue dan ngomongin soal IP jadi lah gue keinget lagi. Sebenernya sih udah mencoba melupakan. Tapi keinget. Iyalah gima enggak dapet IP perdana dengan hasil yang tidak memuaskan, tidak seperti yang diharapkan. Kecewa, kesel, nangis dan uring uringan mulu dari tadi. Apa yang udah di dapet gak bisa di rubah intinya tetp bersyukur toh itu juga hasil kerja gue selama semester 1 ini. Iya salah gue juga, gue yang kurang rajin, gue yang selalu ngumpulin tugas dengan prinsip "yang penting ngerjain gimanapun hasilnya", gue yang masih males buat ngulang lagi materi dari dosen. Iya salah gue, gue sadar. Sekarang gue boleh nangin, kesel, kecewa dan yang lain tapi nanti pas udah masuk semester 2 gak boleh ada lagi tangis dan segala macam sejenisnya. Pokoknya semester 2 gue harus berubah supaya dapet IP sesuai yang diharapkan dgn begitu IPK gue jadi keangakat. Semangat mut, berubah jadi lebih baik. Lebih giat dan rajin lagi. Minta semangatnya yaaaaaa :')
Jumat, 18 Januari 2013
Cinta pertama, bukan?
Selamat malam kelabu. Langit langit yang mewarnaiku sepertinya hanya abu abu, begitu flat -___- Apa kabar kalian teman temanku yang ternyata membaca tulisanku ini juga? hehe semoga Allah selalu melindungi kalian yaaaa :) Bolehkah aku bertanya? Tentu kalian akan menjawab boleh, bukan? hehe terima kasih. Pernyataan apa yang kalian ungkapkan ketika mendengar "cinta pertama"? Aku fikir setiap kita memulai hubungan dengan seseorang pria yang baru pasti kita merasa ialah cinta pertama kita, bukan kah begitu? Karena pasti akan ada kisah yang baru dari setiap hubungan. Namun coba kalian telaah lagi dari hubungan kalian yang sudah sudah, apakah benar pria yang kamu sebut cinta pertama itu sekarang masih sama kamu anggap cinta pertama? Aku rasa kalian akan mengatakan tidak, karena aku pernah merasakan itu. Jika seseorang memulai hubungan bukankah karena sepasang orang tersebut saling mencintai? Tentunya dengan tulus bukan? Untuk apa memulai hubungan tanpa saling mencintai dengan tulus. Tapi ketika hubungan itu berakhir perlahan lahan perasaan kita untuknya pun memudar dan akan terasa hambar kemudian hilang. Apakah kalian masih akan menyebutnya cinta pertama? Tidak kan :)
Lalu bagaimana dengan pertanyaanku berikutnya. Mari simak. Perasaan yang diawali dengan perasaan suka -----kagum kemudian senang memperhatikannya dan melihat setiap tingkahnya namun tak ada nyali untuk sekedar menyapa atau mengucapkan satu kata pun. Perasaan itu aneh dan berubah menjadi......... mungkin bisa dikatakan sayang. Kemudian aku tak bisa lagi menikmati paras indahnya untuk setiap hari, aku tak pernah bertemu lagi dengannya bertahun tahun tapiiiiiiiiiiiiii aku masih mempunyai perasaan untuknya. Iya perasaan aneh dan absurd tersebut yang aku bilang itu "sayang". Bagaimana bisa? Apakah dia cinta pertamaku? Aku masih sulit mendefinisikan cinta pertama. Kenapa aku bertanya apakah dia cinta pertamaku? Karena aku merasa aku mempunyai perasaan yang aneh itu ketika aku berada di bangku sekolah menengah dan aku tak menyangka bahwa perasaan itu bisa bertahan sampai sekarang tanpa pertemuan kembali dan tanpa pernah ada kata diantara kita. Iya sekarang ketika kita sudah berada di bangku kuliah. Aneh bukan? Entahlah aku juga tak mengerti.
Kamis, 10 Januari 2013
Ternyata begini rasanya
Cuaca di luar sedang hujan. Terima kasih tuhan menurunkan hujan untuk menemaniku menangis. Terima kasih hujan menutupi suara sesenggukan ini. Terima kasih :')
Sekarang gue baru ngerasain
gimana rasanya suka sama temen sendiri dan gue cuma bisa nyimpen rasa itu
sendiri tanpa dia tau gimana perasaan gue. Kalo bisa gue pengen ngilangin rasa
ini, gimana caranya? Hampir 4 tahun rasa ini ada, mau sampe kapan perasaan ini
ada? Gue capek, cuma sakit yang gue rasa. Gue nulis ini dalam keadaan hati
berantakan, pikiran kacau, nangis, dan gue pusing. Entah lah mau dibilang lebay
kek apa lah emang ini kenyataan yang gue rasain. Gatau gimana harus luapin
semuanya, gue pengen teriak. Gue pengen sendiri. Teman dan sahabat akan tetap
menjadi teman dan sahabat pula. Mungkin pertemanan kita lebih indah dari pada
keegoisan perasaan ini. Mungkin hanya dengan pertemenanlah kita mampu bahagia.
“you are my best friend” mungkin gak ada kata yang lebih indah dari kata itu. Iya
kata itu yang lo ucapin ke gue. Iya sekarang gue ngerasain apa yang mungkin
banyak orang rasain. Sakit yah? Iya gue tau ko rasanya. Entah gimana akhir dari
semuanya. Entah gimana akhir perasaan ini. Semoga gak akan ada air mata lagi
karenanya, karena memendam perasaan, karena mengagumi diam diam, dan karena
memang dia gak akan pernah tau. Teman akan selamanya menjadi teman. Teman
terbaik :’)
Seharusnya gue kubur perasaan ini
dalem-dalem. Udah hampir 4 tahun loh, kenapa perasaan ini masih ada. Gue capek
punya perasaan kaya gini. Sumpah capek :’( Jleb banget emang punya perasaan
ke temen sendiri tapi dia gak pernah tau perasaan kita ke dia. Dan lebih jleb
dia cuma nganggep kita temen terbaiknya. Mungkin selamanya. Mungkin gak akan ada lagi cerita tentang DIA di tulisan gue selanjutnya.
Ya Allah.............. :''''( :'( :''''''''''''(
Selasa, 08 Januari 2013
8 of January 2013
Happy birthday to you... Happy birthday to you... Happy birthday happy birthday...
Happy birthday to you............
Hai apa kabar? Semoga baik baik aja yaaa. Selamat bertambah usia ya, selamat 19 tahun. Usia belasan terakhir yang kamu nikmati. Tahun depan udah kepala dua nih ya? Bukan umur yang buat main main lagi, kamu udah dewasa. Semoga di umur kamu yang sekarang kamu bisa jauh lebih baik dari sebelumnya. Dan yang pasti semua yang terbaik untuk kamu bisa kamu dapatkan. Kejar mimpi kamu! Selamat berjuang menggapai mimpi dan cita-citamu :)
Mari kita bertukar cerita di masa nanti. Tentang masa muda yang indah dalam menggapai mimpi. Hariku akan ku ceritakan kepadamu, tapi entah kapan. Bagaimana denganmu? Aku menantikan saat saat reunian sekolah selanjutnya. Bisakah kita memulai percakapan untuk pertama kalinya? Bisakah kita bertemu lagi selain secara kebetulan? Bisakah kita mulai menegur sapa? Entah. Selalu kata "entah" yang aku lontarkan jika berbicara tentang kamu.
Hari ini, tanggal spesialmu, bagaimana kau nikmati harimu ini? Semoga bahagia. Banyak doa yang tak mungkin aku ucapkan disini. Tapi pasti kamu tau, aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Warnai harimu dengan senyuman, jalan masih panjang. Terus lihat jauh ke depan, masa depanmu cerah :)
Tak terasa sudah 19 tahun ya kamu, perasaan baru kemarin rasanya aku kenal denganmu. Rasanya baru kemarin aku masih melihatmu menggunakan seragam putih biru. Dan rasanya baru kemarin juga aku melihatmu. Teryata waktu memang cepat berlalu. Ya, semua yang aku rasa itu sebenarnya hampir 4 tahun yang lalu. 4 tahun yang lalu aku kenal sama kamu, 4 tahun yang lalu pula aku melihatmu menggunakan seragam putih biru.
Bicara 4 tahun lalu, aku jadi rindu akan masa putih biru. Masa sekelas denganmu, masa pengembangan diri fisika, masa melihatmu menggambar di papan tulis dan masa masa yang lain yang biasa kamu lakukan. Sayangnya tak pernah ada tegur dan sapa darimu. Kita hanya saling diam, diam, dan diam. Begitukah caramu?
Sudahlah kenang saja, 4 tahun yang lalu bukan 4 tahun yang sekarang. Bagaimana kehidupanmu sekarang? Bolehkah aku masuk ke dalam kehidupanmu sebentar? Aku hanya ingin mengetahui sosokmu lebih jauh setelah itu biarkan aku menikmatinya sendiri lagi, dalam diam kembali. Ah bicara apa aku ini, sudahlah lupakan.
Pesanku, terus semangat menjalani kuliah. Jangan pernah merasa lelah untuk menggapai mimpi dan cita-citamu. Semua butuh perjuangan. Percayalah segala sesuatu yang kamu perjuangkan akan selalu membuahkan hasil. Teruslah berusaha, semangat, optimis! Buat orang tuamu bangga karenamu, berikan yang terbaik untuk orang yang kamu sayangi. Selamat berjuang. Sampai bertemu dengan kabar bahagiamu wisuda dan mendapatkan gelar (S.T) . Sampai bertemu di kesuksesanmu. Sampai bertemu di kebahagiaanmu.
Mungkin aku bukan orang yang berperan penting dalam hidupmu, aku bukan seseorang yang kau selalu kau anggap ada. Katakanlah aku angin yang tak bisa nyata adanya, yang selalu berlalu mengikuti udara, yang selalu tak bisa membuatmu sadar bahwa aku ada. Ini untukmu, kamu yang sulit aku definisikan dengan kata-kata. Untukmu, yang sebenarnya selalu terngiang di otakku dari 4 tahun yang lalu, sayangnya sekarang semakin kuat dan kuat. Nikmatilah jalanmu.......
This is for you :')
Happy Birthday [Stop Motion]
Bandung, di saat hujan
8 Januari 2013
Senin, 31 Desember 2012
memories in 2012 :')
"Terima kasih ya Allah atas semua
nikmat yang engkau berikan selama tahun 2012.
Terima kasih untuk tawa tangis dan suka dukanya."
Gue mau flashback realize dan
remaind ingatan gue lagi ke awal tahun 2012 sampai di tanggal dan bulan akhir
di tahun 2012 ini. Gue sadar ternyata banyak banget kisah berharga yang gue
laluin di tahun ini, tepatnya sih gue dapet banyak pelajaran.
Ditahun ini gue dapet pelajaran
serta pengalaman berharga banget dimana gue mulai duduk di bangku kuliah. Dimana
gue harus jauh dari kedua orang tua gue, adik gue, sahabat sahabat gue, dan
semuanya yang udah terbiasa gue jalanin di cilegon. Dimana gue harus belajar
mandiri. Tepatnya gue mulai pindah ke bandung tanggal 25 agustus 2012 dalam
keadaan gue lagi sakit. Gue untuk pertama kalinya jauh sama orang tua ditambah
dengan keadaan gue yang sakit. Mamah yang selalu telfon dan sms ngingetin untuk
jangan lupa minum obat, istirahat, dll. Tapi waktu itu gak bisa di sentak, gue
harus ngelanjutin pendidikan gue disana. Nangis sendiri berhari hari kangen
mamah papah akmal dan semuanya. Tapi semakin seiring berjalannya waktu ternyata
emang gue belum bisa yang ngerasa nyaman disana. Diem diem gue masih sering
nangis sendiri di kosan karena kangen mereka. Gimana enggak, belasan tahun gue
setiap hari sama orang tua gue, segala macem minta ke orang tua dan sekarang
gue harus mandiri. Intinya semua berbeda jauh dengan di rumah :’)
28 juni 2012. Gue bersyukur
banget gue keterima di polban. Ini karena tuhan yang memilih gue ada di polban,
Allah yang menakdirkan semua ini. Terima kasih ya Allah. Meskipun polban bukan
tujuan awal gue tapi gue bersyukur banget keterima disana dengan jurusan yang
emang gue pengenin di universitas tujuan awal gue :’)
Niva amanda makasih banget yah lo
selalu ada, lo emang sahabat terbaik yang gue punya dari dulu sampe sekarang
dan sampe nanti, selamanya. Gue bahagia banget punya kalian. Teruntuk niva,
kita setiap hari ketemu ce di sekolah, pulang sekolah bareng, les bareng. Apa lagi
waktu kelas 10 kelas kita sebelah sebelahan. Thanks ce udah jadi pendengar
setia gue, thanks buat nasihat dan semua masukan masukan dari lo, thanks buat
waktu lo untuk kita main bareng, jalan jalan, nonton film haha pokoknya gue gak
akan lupa tentang persahabatan kita :’)
Teruntuk mandeb,
bersambunggggg.......
Selasa, 25 Desember 2012
Putih Biru
Ini bicara tentang pertemanan guys! Tentang cerita kita di masa remaja, katakanlah 6 tahun yang lalu :') Aku tak menyangka masih bisa berhubungan dengan kalian. Kita yang dulu mengenal satu dengan yang lain masih dengan wajah yang polos, masih cupu, ah masa bocah haha sekarang kita udah lulus sekolah. Sebagian dari kita ada yang kuliah dan kerja. Ternyata banyak cerita ya waktu dulu, dimana kita pernah punya rasa terhadap satu dengan yang lainnya. Ternyata dulu banyak cerita yaaaaaa.... Aku lupa bagian bagian detail dari sekian banyak cerita yang terukir di masa putih biru. Tapi sejujurnya aku rindu. Rindu gelak tawa dengan teman teman, rindu berantem sama valdi, surat suratan, rindu ledek ledekan, ah banyak sekali ternyata yang aku rindukan. Yang aku rindukan adalah kalian, kalian yang memberi cerita! Ramdan yang selalu menghadirkan tawa, valdi yang selalu musuhan sama gue sekaligus jadi sahabat gue dari kelas 7, zanu yang selalu disuruh gambar ke papan tulis sama guru kalo ada soal gambar, dirja yang selalu cuek bebek, eky yang selalu welcome dan ceria dan yang pastinya temen setia dunia maya haha helo mig33 mxit! Remember that key? Agung nurul uhan dan semua temen temen gue yang dulu. Gue hampir lupa cerita tentang kita dengan detail. Kapan kalian semua ada waktu untuk kita bernostalgia? Apakah masih ada yang belum terselesaikan dari masa putih biru sampai saat ini? Seperti soal perasaan contohnya *ehem
Kalian kangen gak sih sama cerita cerita dulu, cerita kita yang masih bocah yang penuh dengan tawa. Sekarang udah beda ya, pembicaraan pun semakin jauh ke depan. Gue pengen kita kumpul nginep di suatu tempat terus kita nostalgia bareng, terus main jujur jujuran, have fun! Kapan bisa? Miss yaaaaaaaa brad!
Langganan:
Postingan (Atom)

